Makna Huruf "U" Pada Logo Kumparan.com

Ghasais - Logo dari sebuah brand atau merk tidak bisa dianggap tidak penting. Dari sebuah logo sederhana maka suatu brand akan dengan mudah diingat oleh siapa saja. Di dalam sebuah logo biasanya terdapat filosofi tentang brand tersebut. Berangkat dari hal tersebut maka pemilihan logo "U" pada kumparan.com tentunya tidak sesimpel itu. Kenapa harus "U" tidak "K" sebagai awalan dari kata kumparan itu sendiri?


Awalnya pemikiran saya mengapa kumparan.com memakai logo "U" adalah karena huruf "U" tersebut mirip dengan magnet U yang pastinya akan ada hubungannya dengan kata kumparan itu sendiri. Ternyata pemikiran itu salah.

Merujuk dari Sang Presiden Komisaris Kumparan Budiono Darsono ternyata memiliki filosofi sendiri tentang makna logo "U" pada kumparan.com. Beliau menceritakan bahwa ketika dulu beliau menjadi wartawan di Surabaya Post, menggunakan kode penulisan 24-2. Baru pada tahun 1986 kode penulisan tersebut diubah menjadi inisial BDI. Bahkan hingga kini BDI sudah melekat menjadi panggilan dari Budiono Darsono.

Dari panggilan BDI tersebut banyak yang menanyakan "U"nya kemana kok cuman BDI? Beliau pun sering menjawab, "U-nya saya simpan." U tersebut adalah kantung rejekinya dikemudian hari imbuhnya.

Sejak awal Januari 2017 beliau menjadi Presiden Komisaris Kumparan.com ternyata logonya adalah "U". Mulai dari situ beliau beranggapan bahwa "U" yang selama ini disimpan sudah muncul. Munculnya U tersebut menjadi kantung rejeki bagi Budiono Darsono.

Sungguh memaknai filosofi huruf "U" yang mendalam.

Jangan lupa mampir di MotobiMagz!

Subscribe to receive free email updates: